Melawan Dominasi Mobil Jepang

Melawan Dominasi Mobil Jepang

Melawan Dominasi Mobil Jepang

Melawan Dominasi Mobil Jepang

Pertarungan otomotif roda empat di Indonesia memang tak pernah sepi. Setelah selama beberapa dekade pasar mobil Indonesia didominasi oleh para produsen raksasa asal Jepang, kini para pemain baru mulai bermunculan di tanah air. Salah satu pemain yang masuk ke dalam persaingan sengit ini ternyata berasal dari negeri tirai bambu, yaitu PT Sokonindo Automobile (DFSK).

Selain Wuling, yang juga merupakan salah satu pemain baru dari negeri panda, DFSK pun hadir meramaikan pasar otomotif di Indonesia pada tahun 2017. Mereka berdua tak hanya sekadar menjual produk mereka di tanah air, tetapi juga membangun pabrik serta layanan purna jual.

Melawan Dominasi Mobil Jepang

Investasi yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal ini menerima apresiasi yang positif. Sebab, bukan saja memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja lokal, kepercayaan konsumen akan produk mobil kedua merek ini juga lebih terjaga. Komitmen jangka panjang yang diberikan lewat pendirian pabrik akan menjamin sustainability dari produk yang dibeli oleh masyarakat.

DFSK dan Wuling memang bukan produsen asal Tiongkok yang pertama kalinya masuk ke Indonesia. Sebelumnya sempat ada beberapa mobil China yang juga meramaikan jalanan tanah air. Namun ternyata merek-merek itu tak dapat bertahan lama. Akibatnya, konsumen kesulitan menemukan layanan purna jual ketika ada kendala.

Berbeda dengan para pendahulunya, DFSK dan Wuling memiliki komitmen yang lebih serius dan berjangka panjang. Selain melalui pendirian pabrik dan layanan purna jual, keseriusan tersebut juga digambarkan lewat riset pasar yang tidak main-main.

Pasar otomotif Indonesia yang telah didominasi lama oleh brand Jepang, yang notabene menguasai 98 persen market, menjadi rujukan utama. Hal ini diungkapkan oleh Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile (DFSK) Franz Wang. “Kami juga berusaha mengerti standar konsumen Indonesia soal kualitas mobil”, tandas Franz sebagaimana dilansir oleh DetikOto.

DFSK sendiri tidak memasuki pasar Indonesia dengan sembarang produk. SUV Glory 580 yang menjadi andalannya saat ini merupakan hasil buah karya yang laku keras di negara asalnya. Hanya dalam kurun waktu dua tahun, SUV tersebut terjual sebanyak 400.000 unit. Glory 580 juga menerima penghargaan Gold Award of 2017 di China.

Melawan Dominasi Mobil Jepang

Melihat geliat otomotif roda empat di tanah air, TKB Group bersama HSR Wheel tidak mau ketinggalan dalam menghadirkan velg yang berkualitas. Seiring pertumbuhan jumlah mobil, dan daya beli yang membaik dari konsumen, kami berusaha hadir untuk memenuhi ekspektasi dari para pelanggan soal tampilan modifikasi eksterior yang menarik.

Karena itulah kami menyediakan beragam jenis velg dalam berbagai model, ukuran dan harga. Komitmen kami pun tak main-main. Setidaknya TKB Group telah teruji selama 14 tahun sejak pertama kali kami berdiri pada tahun 2004.

Lihat juga artikel dan velg keren lainnya di website kami :

F20Wheels.com